Selasa, 24 April 2018

SYSTEM ADMINISTRATOR


SYSTEM ADMINISTRATOR

System Administrator (dikenal juga sebagai admin, administrator, sysadmin, site admin, dll) merupakan profesi yang memiliki tugas untuk melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem. Administrator atau system administrator ini biasanya masuk ke dalam departemen atau divisi teknologi dan informasi dalam struktur organisasi perusahaan.

Ruang lingkup kerja system administrator ini sangat bervariasi tergantung besarnya organisasi. Administrator dituntut untuk mampu memelihara dan menyelesaikan permasalahan pada bidang TI yang dikuasai. Administrator sebelumnya sudah dipersenjatai oleh ilmu pengetahuan dan pengalaman dalam bidang teknologi informasi, khususnya dalam hal supporting system, mulai dari pelacakan masalah (troubleshooting) hardware sampai dengan troubleshooting masalah sotware. Bahkan dalam profesinya, administrator juga memiliki sertifikasi untuk spesialisasi tertentu.  

Beberapa tugas dari seorang administrator adalah sbb:
·         Merancang dan melakukan instalasi hardware dan software
·         Mendefinisikan dan megidentifikasikan atribut yang digunakan oleh user
·         Melakukan dokumentasi konfigurasi sistem
·         Menjaga tingkat keamanan instalasi komputer
·         Melakukan tuning kinerja sistem komputer
·         Meyakinkan infrastruktur dan jaringan komputer dalam keadaan baik
·         Melakukan backup dan restore
·         Menjawab masalah teknis dan memecahkan masalah
·         Melakukan audit software dan hardware
·         Mengidentifikasi ancaman dan tanggap terhadap isu yang berhubungan dengan sistem
·         Mengenalkan teknologi baru kepada user dalam sistem yang tengah digunakan

Resiko yang ditimbulkan jika administrator melakukan kesalahan
Sebagaimana dipaparkan pada fungsi administrator, daya guna komputer akan berjalan optimal jika administrator mampu mengerjakan tugas yang di emban. Apabila tidak, beberapa risiko yang dapat timbul antara lain :
·         Pemanfaatan sumber daya komputer tidak optimal
·         Kerusakan dan kehilangan data
·         Pembiasan informasi yang diharapkan menjadi penunjang keputusan
·         Kehilangan daya tanggap dan kenyamanan dalam penggunaan komputer
Etika System Administrator

Seorang sistem administrator umumnya memiliki kode etik sama seperti kode etik profesi lainnya, karena ketika berhubungan dengan profesi seseorang akan selalu dituntut memiliki responsibility (rasa tanggung jawab) penuh terhadap apa yang ditawarkan, apa yang diberikan kepada user/kantor.
Menjadi seorang Sistem Administrator harus komit melakukan/ melaksanakan/ menggunakan dan setuju untuk mempedomani kode etik ini untuk diri sendiri dengan standar tertinggi etika dan profesional, dan mendorong setiap Sistem Administrator yang untuk melakukan hal yang sama.
Kode etik bagi seorang administrator yang harus dipatuhi adalah sebagai berikut:

1.      Profesionalisme : Profesional adalah menjalankan pekerjaan atau layanan sesuai dengan protokol dan peraturan dalam bidang yang dijalaninya. Untuk menjadi orang yang professional, diperlukan : komitmen, tanggung jawab, kejujuran, sistematik berfikir, penguasaan materi, menjadi bagian masyarakat professional.
2.      Integritas Pribadi : Berlaku jujur dalam urusan profesionalitas, dan tantangan yg akan datang dan dampak dari kesalahan dilakukan setrta mencari bantuan dari orang lain bila diperlukan. Menghindari konflik kepentingan dan prasangka bila memungkinkan.
3.      Privasi : Menjaga dan melindungi kerahasiaan informasi apapun yang bisa diakses tanpa dengan metode apapun. Hanya akan mengakses informasi rahasia pada sistem komputer jika diperlukan saja dalam pelaksanaan tugas-tugas teknis.
4.      Hukum dan Kebijakan : Mendidik diri sendiri dan orang lain supaya relevan pada undang-undang, peraturan dan kebijakan mengenai kinerja tugas-tugas.
5.      Komunikasi : Menjalankan komunikasi dengan manajemen, pengguna komputer(operator) dan rekan-rekan tentang semua kepentingan bersama yang berkaitan dengan komputer. Dan akan berusaha untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan semua pihak
6.      Integritas Sistem : Memastikan integritas yang diperlukan, kehandalan, dan ketersediaan sistem yang menjadi tanggung jawab. Merancang dan memelihara masing-masing sistem dengan tujuan untuk mendukung sistem organisasi.
7.      Pendidikan : Selalu memperbaharui dan meningkatkan pengetahuan teknis dan pekerjaan lain yang berhubungan dengan keterampilan. Serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain.
8.      Tanggung jawab kepada Komunitas Komputasi : Bekerja sama dengan komunitas komputer yang lebih besar untuk mempertahankan integritas jaringan dan sumber daya komputasi yang ada.
9.      Tanggung Jawab Sosial : Sebagai profesional dalam informasi, perlu rajin menulis dan mengadopsi kebijakan yang relevan yang sesuai dengan undang-undang prinsip-prinsip etika.
10.  Tanggungjawab etika : Berusaha untuk membangun dan mempertahankan rasa aman, sehat, dan produktif di tempat kerja. Melakukan yang terbaik untuk membuat keputusan yang konsisten dengan keselamatan, privasi, dan kesejahteraan dari komunitas saya dan publik, dan untuk segera membuka(menyelesaikan) faktor yang dapat menjadikan risiko atau bahaya yang tak terduga. Jujur menerima dan menawarkan kritik pekerjaan secara teknis sebagaimana mestinya dan akan memberi kontribusi yang benar pada orang lain. Mendukung rekan-rekan pekerja dalam mengikuti kode etik.

Etika profesi merupakan bagian dari etika yang menyangkut bagaimana mereka harus menjalankan profesinya secara profesional. Dengan etika profesi diharapkan kaum profesional seperti seorang System Administrator dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan tugas yang dilakukan dari segi tuntutan pekerjaannya.


Sumber :



Selasa, 17 April 2018

jenis-jenis ancaman


JENIS-JENIS ANCAMAN

Logical bomb
Logic Bomb merupakan salah satu program jahat yang ditempelkan pada computer agar mameriksa suatu kumpulan kondisi di system. Ketikaa kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logic mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi. Logic bomb menempel pada suatu program resmi yang diset meledak ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi. Contoh kondisi-kondisi untuk memicu logic bomb adalah ada atau tidaknya file tertentu, hari tertentu dari minggu atau tanggal, atau pemakai menjalankan aplikasi tertentu. Begitu terpicu, bomb mengubah atau menghapus data atau seluruh file, menyebabkan mesin berhenti, atau menyebabkan kerusakan lain.
Logic bomb merupakan metode tertua yang digunakan untuk tujuan sabotase. Logic Bomb akan ditempatkaan atau dikirmkan secara diam-diam pada suatu sistem komputer yang menjadi target dan akan meledak bila pemicunya diaktifkan. Berdasarkan pemicu yang digunakan, Logic bomb dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu software bomblogic atau condition bombtime bombSoftware bomb akan meledak jika dipicu oleh suatu software tertentu, dan Logic atau kondition bomb akan meledak jika memenuhi suatu kondisi tertentu, sedangkan time bomb akan meledak pada waktu yang telah ditentukan. Akibat yang ditimbulkan oleh logic bomb umumnya cukup fatal. Dan seperti layaknya sebuah bomb, logic bomb hanya dapat dicegah sebelum meledak.
. Lagic bomb dapat di sisipkan ke dalam program aplikasi sehingga program logic bomb ini sulit dilacak, selain itulogic bomb juga mampu menjalankan rutinitas pada alamat memori tertentu. Logical bomb sendiri termasuk kedalam jenis virus namun memiliki perbedaan dalam penyebarannnya. Pembuat Logical bomb membuat karena ia memang ingin menyerang komputer tertentu. Logical Bomb dapat disisipkan ke dalam OS, aplikasi, atau file. Bomb logic sulit dideteksi karena logic  bomb merupakan software yang berkemampuan untuk menajalnkan rutinitas pada alamat memori tertentu. Seperti halnya dengan virus, bomb logic dapat digunakan untuk menghapus semua data dalam komputer.
Logical Bomb, termasuk dalam virus dalam Fase Tidur (Dormant Phase)I dimana virus akan tiba-tiba aktif oleh suatu kejadian seperti tanggal tertentu, kehadiran program atau file tertentu, atau kapasitas disk yang melewati batas.


Macam-Macam Logical Bomb
Biasanya peretas atau hacker mengunakan Logic Bomb untuk melakukan penghancuran data. Logic Bomb terdiri dari 3 jenis yaitu:
1.        Software Bomb
Bomb akan meledak apabila terpicu oleh suatu software yang ada dalam komputer korban.
2.       Logical / Condition Bomb
Bomb yang akan meledak apabila telah memenuhi kondisi tertentu.
3.        Time Bomb
Data-data dikomputer korban akan rusak pada waktu yang telah ditentukan.
Cara Kerja Logical Bomb
  Logic bomb menempel pada suatu program resmi yang diset meledak ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi. Contoh kondisi-kondisi untuk memicu logic bomb adalah ada atau tidak adanya file tertentu, hari tertentu dari minggu atau tanggal, atau pemakai menjalankan aplikasi tertentu. Begitu terpicu, bomb mengubah atau menghapus data atau seluruh file, menyebabkan mesin berhenti, atau mengerjakan perusakan lain
Cara Mengatasi Logical Bomb
Logic Bomb sulit untuk dicegah karena mereka dapat digunakan dari hampir di mana saja. Seorang penyerang bisa menanam Logic Bomb melalui berbagai cara pada berbagai platform, seperti menyembunyikan kode berbahaya dalam naskah atau menyebarkan pada server SQL.
Untuk organisasi, pemisahan tugas mungkin menawarkan perlindungan terhadap Logic Bomb. Dengan membatasi karyawan untuk tugas-tugas tertentu, dapat mencegah subjek untuk melakukan serangan.
Untuk melindungi system pribadi dapat dicegah dengan cara sebagai berikut :
  1. Jangan men-download software bajakan, karna logic bomb dapat dengan didistribusikan oleh eksploitasi yang mempromosikan pembajakan perangkat lunak
  2. Hati-Hati dalam menginstal aplikasi shareware/freeware, pastikan anda mendapatkan aplikasi dari sumber yang terpercaya. Logic Bomb dapat tertanam dalam Trojan Horse. Oleh karena itu, waspadalah terhadap produk perangkat lunak palsu
  3. Berhari-hatilah saat membuka lampiran email, lampiran email mungkin berisi malware seperti Logic Bomb.  Gunakan kehati-hatian ketika menangani
  4. Jangan klik link web yang mencurigakan, mengklik link yang tidak aman dapat mengarahkan anda ke situs web yang terinfeksi oleh Logic Bomb
  5. Selalu memperbaharui perangkat lunak antivirus anda, sebagian besar aplikasi antivirus dapat mendeteksi malware seperti Trojan Horse (yang mungkin berisi Logic Bomb). Konfigurasi perangkat antivirus anda tidak berisi file signature terbaru akan diberikan sia-sia terhadap ancaman malware baru.
  6. Instal patch system operasi terbaru, tidak menjaga dan update system operasi akan membuat PC anda rentan terhadap ancaman malware terbaru. Gunakan fitur Pembaruan Otomatis pada Windows untuk secara otomatis men-download dan menginstal update kamanan Microsoft.
  7. Terapkan patch untuk perangkat lunak lain yang diinstal pada computer anda, pastikan bahwa anda memiliki patch terbaru diinstal pada semua aplikasi perangkat lunak anda, seperti Microsoft Office softare, produk Adobe, dan Java. Vendor ini sering merilis patch perangkatlunak untuk produk mereka untuk memperbaiki kerentanan yang dapat digunakan oleh penjahat cyber sebagai sarana untuk menyebarkan serangan, seperti Logic Bomb.
Contoh Kasus Logical Bomb
. Contoh kasus bom waktu terjadi di USPA, perusahaan asuransi di Fort Worth (Bodnar dan Hopwood, 1993). Donal Burkson, pemrogram pada perusahaan tersebut dipecat karena suatu hal. Dua hari kemudian, sebuah bom waktu mengaktifkan dirinya sendiri dan menghapus kira-kira 160.000 rekaman-rekaman penting pada komputer perusahaan tersebut. Para penyidik menyimpulkan bahwa Burkson memasang bom waktu dua tahun sebelum di-PHK.

    Kesimpulan
Logic Bomb merupakan salah satu program jahat yang ditempelkan pada computer agar mameriksa suatu kumpulan kondisi di system. Ketikaa kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logic mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
          Cara kerja Logic bomb menempel pada suatu program resmi yang diset meledak ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi. Contoh kondisi-kondisi untuk memicu logic bomb adalah ada atau tidak adanya file tertentu, hari tertentu dari minggu atau tanggal, atau pemakai menjalankan aplikasi tertentu. Begitu terpicu, bomb mengubah atau menghapus data atau seluruh file, menyebabkan mesin berhenti, atau mengerjakan perusakan lain
Cara mencegah Logical Bomb pada komputer yaiutu: Jangan men-download software bajakan, Hati-Hati dalam menginstal aplikasi shareware/freeware, Berhari-hatilah saat membuka lampiran email, Jangan klik link web yang mencurigakan,  Selalu memperbaharui perangkat lunak antivirus, Instal patch system operasi terbaru, dan Terapkan patch untuk perangkat lunak lain yang diinstal pada computer.

2. WORM

Worm komputer adalah sejenis virus komputer yang menginfeksi data dan dapat menyebabkan kegagalan jaringan, koneksi internet yang lambat, serta kehilangan file.
Melindungi PC Anda dari worm amatlah penting. Namun terkadang langkah-langkah pencegahan terbaik tidak dapat menghentikan serangan worm komputer.
cara menghapus worm komputer dari PC Anda untuk memulihkan keamanan komputer, melindungi data pribadi, dan meningkatkan produktivitas.
1. Memahami perbedaan antara worm komputer dan virus komputer biasa.
Worm dapat mereplikasi diri sendiri tanpa campur tangan manusia. Worm menggunakan jaringan komputer, seperti internet, untuk membuat salinan dari dirinya sendiri dan mengirimkannya ke komputer lain.
Tidak seperti virus, worm tidak perlu menunggu pemilik komputer untuk melakukan apa pun.
Virus jarang mempengaruhi koneksi internet, sementara worm komputer dapat secara signifikan memperlambat kecepatan koneksi Anda, karena mereka membutuhkan bandwidth saat menggandakan diri.
angan membuka email dari alamat yang tidak dikenal, membuka file mencurigakan bahkan jika file tersebut berasal dari teman.
3. Menginstal firewall dan program antivirus.
Beberapa pengembang perangkat lunak, termasuk perusahaan seperti McAfee dan Norton, menawarkan program-program keamanan berbayar yang mencakup antivirus dan firewall.
Jika Anda tidak ingin menghabiskan uang pada perangkat lunak tersebut, Anda dapat mempertimbangkan produk gratis seperti AVG Anti-Virus dan ZoneAlarm Firewall.
4. Nonaktifkan System Restore jika Anda menduga bahwa komputer telah terinfeksi oleh worm komputer.
Klik menu Start, klik kanan ikon My Computer dan pilih Properties. Klik tab System Restore di jendela yang muncul.
Klik hingga terdapat tanda centang di sebelah judul yang bertuliskan “Turn off System Restore.” Klik OK dan tutup jendela.
System Restore adalah fasilitas back up bawaan pada sistem operasi Windows. Saat aktif, fitur ini mungkin secara tidak sengaja membuat backup worm komputer.
Scan komputer menggunakan perangkat lunak antivirus yang Anda download pada Langkah 3.
Program antivirus tidak dapat menghapus worm yang aktif menginfeksi komputer. Namun perangkat lunak ini akan memberitahu jenis worm apa yang membuat PC terinfeksi.
Tuliskan nama worm yang ditemukan saat memindai PC.
6. Matikan perangkat lunak antivirus.
Sebagai catatan, perangkat lunak antivirus sebaiknya tidak dimatikan kecuali dalam keadaan khusus seperti ini.
Antivirus perlu dimatikan karena mungkin terjadi konflik saat penghilangan worm sehingga menyebabkan kesalahan sistem.
7.Download worm removal kit yang sesuai dari situs Kaspersky Labs.
Carilah nama worm yang Anda temukan di Langkah 6 dalam daftar pada halaman Kaspersky.
Klik file yang sesuai untuk men-download software penghapus worm yang secara khusus ditujukan untuk menghilangkan worm tersebut.
Setelah didownload, jalankan file dan ikuti petunjuknya.
8. Aktifkan kembali antivirus Anda.
Ulangi Langkah 4 tetapi dengan mengaktifkan kembali System Restore bukan menonaktifkannya.

Sumber :

http://justrainintheday.blogspot.co.id/2016/10/makalah-logical-bomb.html



Rabu, 27 Desember 2017

IT GOVERNANCE DAN RISK MANAGEMENT

IT GOVERNANCE dan RISK MANAGEMENT

Aspek - aspek pada Risk Management:

1.  Tataran Korporasi. Aspek ini  terdiri atas tiga hal. 
Pertama, kecukupan modal minimum. Kedua, batasan portofolio investasi. Ketiga, pemisahan rekening perusahaan dan nasabah. Pengaturan aspek ini dimaksudkan untuk mencegah kejahatan korporasi (corporate crime).
2. Tataran Pengelola Perusahaan. Aspek ini terdiri atas tiga hal juga. Pertama, kompetensi manajemen berupa pengalaman dan keahlian. Kedua, integritas pengurus berupa rekam jejak yang tidak tercela. Ketiga, tata pengelolaan yang baik dan transparan. Pengaturan aspek ini dimaksudkan untuk mencegah kejahatan pimpinan perusahaan (white collar crime).  
3. Tataran Pelaksana Lapangan Perusahaan. Aspek ini terdiri atas tiga hal. Pertama, pengenalan selera risiko nasabah (risk appetite). Kedua, pengetahuan tenaga penjual akan produk investasi yang dijualnya. Ketiga, transparansi dalam menjelaskan risiko investasi. Pengaturan aspek ini dimaksudkan untuk mencegah kejahatan tenaga pelaksana (blue collar crime). 

Audit IT pada domain EDM (Evaluate, Direct, and Monitor)

Proses tata kelola EDM berurusan dengan tujuan stakeholder dalam melakukan penilaian, optimasi risiko dan sumber daya, mencakup praktek dan kegiatan yang bertujuan untuk mengevaluasi pilihan strategis, memberikan arahan kepada IT dan pemantauan hasilnya.

Audit IT pada domain APO (Align, Plan, and Organise)

Proses manajemen APO memberikan arah untuk penyampaian solusi (BAI) dan penyediaan layanan dan dukungan (DSS). Domain ini mencakup strategi dan taktik, dan identifikasi cara terbaik agar IT dapat berkontribusi pada pencapaian tujuan bisnis.

Audit IT pada domain BAI (Build, Acquire, and Implement)

Proses manajemen BAI memberikan solusi dan mengimplementasikannya sehingga berubah menjadi layanan. Untuk mewujudkan strategi IT, solusi IT perlu diidentifikas ikan, dikembangkan, serta diimplementasikan dan di integrasikan ke dalam proses bisnis. Perubahan dan pemeliharaan sistem yang ada juga tercakup dalam domain ini, untuk memastikan bahwa solusi dapat memenuhi tujuan bisnis.

Audit IT pada domain DSS (Deliver, Service, and Support)

Proses manajemen DSS menyampaikan solusi yang dapat digunakan bagi pengguna akhir. Domain ini berkaitan dengan penyampaian dan dukungan layanan aktual yang dibutuhkan, yang meliputi pelayanan serta pengelolaan keamanan dan keberlangsungan dukungan layanan bagi pengguna, dan manajemen data dan fasilitas operasional.

Audit IT pada domain MEA (Monitor, Evaluate, Assess)

Proses manajemen MEA memonitor semua proses untuk memastikan bahwa pengarahan yang disediakan domain yang sebelumnya diikuti. Semua proses IT perlu dinilai secara teratur dari waktu ke waktu untuk mengontrol kualitas dan kepatuhannya. Domain ini merujuk pada manajemen kinerja, pemantauan pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan dan tata kelola.

Sabtu, 28 Oktober 2017

AUDIT SISTEM INFORMASI

TABEL PERBANDINGAN +/- STANDAR AUDIT SI
STANDAR AUDIT SI
KELEBIHAN
KEKURANGAN
COBIT
     Berhubungan dengan penyediaan informasi yang sesuai untuk manajemen

      Proteksi terhadap informasi yang sensitif dari akses yang tidak bertanggung jawab.
·         COBIT hanya memberikan panduan kendali dan tidak memberikan panduan implementasi operasional.

·          COBIT hanya berfokus pada kendali dan pengukuran.
ITIL
        Memberi deskripsi rinci sejumlah praktik penting TI dan menyediakan daftar komprehensif tugas dan prosedur yang didalamnya setiap organisasi dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya sendiri

         ITIL bukan merupakan standard yang memberikan prescription tetapi lebih kepada merekomendasikan, oleh karena itu implementasi antara satu organisasi dengan organisasi lain dapat dipastikan terdapat perbedaan. Dengan demikian kita tidak bisa membandingkan / melakukan benchmark secara past
·         Kelemahan ITIL antara lain: buku-buku ITIL sulit terjangkau bagi pengguna non komersial, ITIL bersifat holistic yang mencakup semua kerangka kerja untuk tatakelola TI, pelaksanaan pedoman dalam buku ITIL memerlukan pelatihan khusus dan biaya pelatihan atau sertifikasi ITIL terlalu tinggi.
ISO/EC
        memberikan panduan secara prinsip bagi para direksi dari suatu perusahaan (termasuk di dalamnya para pemilik, anggota dewan, direksi, partners, senior executives, atau sejenisnya) mengenai Teknologi Informasi (TI) yang effective, efficient, dan acceptable use di dalam organisasi mereka.
·         menerapkan dan menjalankan sistem ISO compliant mahal. Tugas menyiapkan informasi perusahaan dan menulis manual perusahaan serta prosedur standar operasi perusahaan bisa mahal terutama karena Anda harus membawa konsultan dari perusahaan luar dan organisasi untuk menangani bagian dari pekerjaan untuk Anda.


KONSEP DASAR KONTROL
·        Proses dalam pelaksanaan audit sistem informasi berbasis kendali sesuai standar audit yaitu:

a)    Mengumpulkan bukti-bukti yang memadai melalui berbagai teknik seperti survei, interview, observasi, review.
b)    Jika bukti –bukti berupa bukti elektronis (data bentuk file suftcopy) maka auditor menerapkan sistem teknik audit berbantuan komputer yang disebut CAAT(Computer Aided Auditing Technique) yang bertujuan untuk menganalisa data seperti penjualan, pembelian, transaksi, dan lain-lain)
c)    Sesuai standar auditing ISACA (information System Audit And Control Association)Auditor juga harus menyusun laporan yang mencakup tujuan pemeriksaansifat dan kedalaman pemeriksaan.
d)    Laporan juga harus menyebutkan organisasi yang diperiksa, pihak pengguna laporan yang dituju, dan batasan-batasan distrubusi laporan.
e)    Laporan juga harus memasukkan temuan,kesimpulan, rekomendasi, sebagaimana layaknya laporan audit. 

·        Audit sistem informasi berbasis kendali merupakan  suatu sistem yang mencegah, mendeteksi atau memperbaiki kejadian yang tidak dibenarkan (unlawfulevents) seperti: unautorized (tidak nyambung), innacurrete(kurang baik), incomplete(tidak komplet/tidak sesuai), redundant(mubazir), ineffective, ineffeicient event.tujuanya yaitu untuk mengurangi kesalahan yang mungkin terjadi dari kejadian yang dibenarkan.
·        Berdasarkan standar manajemen yang dikeluarkan  olehInternasional Standar Organization (ISO) yaitu ISO 9001-2000, penilaian kondisi sistem mutu mempunyai 4 skala yaitu:
a.    P (Poor) yaitu sistem mutu praktis belum terbentuk. Disarankan untuk meninjau ulang keseluruhan proses.
b.    W (Weak) yaitu masih banyak elemen sistem manajemen mutu yang tidak sesuai standar.
c.    F (Fair) yaitu beberapa elemen sistem telah sesuai standar tetapi masih ada yang belum sesuai bahkan tidak ada sama sekali.
d.    S (Strong) yaitu Sebagian besar persyaratan ISO 9001-2000 telah dapat dipenuhi oleh sistem.

PRINSIP PRINSIP DASAR PROSES AUDIT SI

·         Audit dititikberatkan pada objek audit yang mempunyai peluang untuk diperbaiki
·          Prasyarat Penilaian terhadap kegiatan objek audit
·         Pengungkapan dalam laporan adanya temuan-temuan yang bersifat positif
·          Identifikasi individu yang bertanggungjawab terhadap kekurangan-kekurangan yang terjadi.
·         Penentuan tindakan terhadap petugas yang seharusnya bertanggung jawab
·         Pelanggaran hokum
·         Penyelidikan dan pencegahan kecurangan

 STANDAR DAN PANDUAN AUDIT SI
Standar Audit SI tidak lepas dari standar professional seorang auditor SI, yaitu ukuran mutu pelaksanaan kegiatan profesi yang menjadi pedoman bagi para anggota profesi dalam menjalankan tanggung jawab profesinya.
KONTROL INTERNAL
Proses yang dipengaruhi oleh sumber daya manusia dan sistem teknologi informasi yang dirancang untuk membantu organisasi mencapai suatu tujuan tertentu atau suatu cara untuk mengarahkan, mengawasi, dan mengukur sumber daya suatu organisasi.

RUANG LINGKUP INTERNAL : Menilai keefektifan sistem pengendalian intern, pengevaluasian terhadap kelengkapan dan keefektifan sistem pengendalian internal yang dimiliki organisasi, serta kualitas pelaksanaan tanggung jawab yang diberikan.

SISTEM KONTROL INTERNAL : Suatu sistem atau sosial yang dilakukan perusahaan yang terdiri dari struktur organisasi, metode, dan ukuran-ukuran untuk menjaga dan mengarahkan jalan perusahaan agar bergerak sesuai dengan tujuan dan prgram perusahaan dan mendorong efisiensi serta dipatuhinya kebijakan manajemen.

CONTROL OBJECTIVES : Efektivitas proses departemen dalam mendukung desain dan persetujuan kerangka pengendalian program berbasis risiko dan mengatur dan mendukung pengumpulan dan penggunaan laporan penerima.

CONTROL RISK : Risiko pengendalian(control risks) adalah salah satu material yang tidak dapat dicegah ataupun dideteksi secara tepat pada waktunya oleh berbagai kebijakan dan prosedur struktur pengendalian intern perusahaan.  

 MANAGEMENT CONTROL FRAMEWORK : Mengumpulkan dan menggunakan informasi untuk mengevaluasi kinerja berbagai sumber daya organisasi secara keseluruhan.

APPLICATION CONTROL FRAMEWORK : Sistem pengendalian intern komputer yang berkaitan dengan pekerjaan dan kegiatan tertentu yang telah ditentukan. Berkaitan dengan ruang lingkup proses  bisnis individu atau sistem aplikasi.


Aspek Management Control Framework

1.   Planning and Organization

Mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula.

2.   Acquisition and Implementation

Identifikassi solusi Ti kemudian di implementassikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis untuk mewujudkan strategi TI.

3.   Delivery and Support

Domain yang berhubungan dengan penyimpanan layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada sistem keamanan dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training. 

4.   Monitoring
Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimmana kualitas dan kesesuiananya dengan kebutuhan control.

SUMBER ":


Sabtu, 07 Oktober 2017

LEMBAGA-LEMBAGA AUDIT SISTEM INFORMASI DI INDONESIA

LEMBAGA-LEMBAGA AUDIT SISTEM INFORMASI DI INDONESIA

BPK RI

BPK RI didirikan tahun 1946 yang bertugas untuk melakukan audit yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan tanggung jawab yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara lain seperti Bank Indonesia, BUMN, BUMD, Dewan Pelayanan Publik, dan lembaga lain yang mengelola keuangan negara. BPK RI menyerahkan hasil audit kepada DPR, DPD, dan DPRD sesua dengan kewnangan masing-masing.

·         BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) 
BPKP didirikan tahun 2006. BPKP bertugas mengendalikan keuangan dan pengawasan pembangunan nasional serta meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengeluaran anggaran pemerintah nasional dan regional. Tugas lain BPKP adalah mengevaluasi penerapan sistem pengendalian internal untuk mendeteksi dan menghalangi korupsi, serta menginvestigasi penyelewengan keuangan.

·         LPAI

LPÄI Lembaga Pengembangan Auditor Internal adalah lembaga yang concern terhadap pengembangan SDM bidang audit internal. Sebagai salah satu divisi training dari Proesdeem Indonesia lembaga konsultan manajemen yang sejak 1995 memfokuskan kegiatannya pada pelatihan manajemen — LPÄI menyelenggarakan pelatihan internal audit dan fraud audit secara lengkap, terprogram-berkesinambungan, serta kurikulum berkualitas. Pelatihan yang diselenggarakan oleh LPAI senantiasa dievaluasi dan diupdate — mengacu pada perkembangan pengetahuan dan praktek bisnis paling mutakhir — dimana benchmarknya adalah lembaga-lembaga internal audit dan fraud audit yang sudah dikenal baik reputasinya di dunia.
Selain itu program pelatihan yang diselenggarakan oleh LPAI didukung oleh tenaga instruktur berpengalaman, baik sebagai instruktur maupun sebagai auditor ataupun praktisi manajemen lainnya serta memiliki background pendidikan S2 dan Ph.D. dari dalam dan luar negeri. Sebagian besar instruktur LPAI adalah praktisi audit yang memiliki sertifikat keahlian atau profesi seperti CIA, CFE, CISA, dan sebagainya.